close

Saat ini style minimalis – modern yang banyak mempergunakan material kaca, metal, dan beton seakan menjadi mainstream, tetapi hingga saat ini batu bata masih merupakan material yang paling dominan digunakan dalam suatu konstruksi bangunan rumah tinggal.

Umumnya memang bata hanya dipergunakan sebagai bahan pengisi dinding yang nantinya tidak akan terlihat karena tertutup finishing dinding seperti plester dan aci. Tetapi boleh saja kita memilih untuk menampilkan bata tersebut tanpa finishing, inilah yang biasa disebut bata ekspose.

Bata Expose memilki 2 jenis yaitu bata tempel expose dan bata utuh expose. Bata tempel expose atau disebut dengan cladding brick yang pengaplikasian nya menggunakan bata expose yang di potong dengan ukuran dimensi yang pas dan di tempel seperti halnya pemasangan bata pada umumnya, hanya saja kita tidak perlu repot repot membongkar bata yang sudah ada. Sedangkan bata utuh expose dengan pemasangan bata pada umumnya.

Bukan tidak mungkin, tampilan bata ekspose yang natural, etnik, dan sedikit tidak rapi, malah bisa mencuri perhatian di tengah-tengah tampilan bangunan saat ini yang cenderung seragam, modern, rapi, dan steril.

Style arsitektural apa yang cocok dengan pemakaian dinding bata ekspose?  Apakah harus bangunan dengan style tradisional dan etnik saja yang boleh memakai dinding bata ekspose? Tidak juga, sebetulnya style apapun cocok-cocok saja dengan aplikasi dinding bata ekspose. Bahkan untuk aplikasi interior dan eksterior anda.

Bila pada bangunan dengan style tradisional dan etnik dinding bata ekspose cenderung diaplikasikan pada seluruh bangunan. Pada style yang lebih modern dinding bata ekspose hanya dipergunakan sebagai aksen. Bahkan bukan hanya sekedar aksen, bisa menjadi suasana artistik yang luar biasa.

Untuk itulah OmahBata hadir memberikan solusi terbaik akan citarasa anda yang mungkin lebih mengedepankan nilai kenyamana dan artistik arsitektur..

omahbata

The author omahbata

Leave a Response